INTRODUCTION

      No Comments on INTRODUCTION

Kegiatan ekonomi timbul karena adanya kebutuhan manusia. Pada umumnya kebutuhan manusia mempunyai sifat yang tidak terbatas. Artinya, begitu satu macam kebutuhan terpuaskan  akan timbul macam kebutuhan lain. Jadi, kebutuhan manusia yang tidak terbatas tersebut merupakan penggerak aktivitas ekonomi. Dalam ilmu ekonomi “ kepuasan yang tidak terbatas” ini  dipandang sebagai “anggapan kerja = working hypothesis). Mikroekonomi berkepentingan untuk mempelajari kegiatan ekonomi dari sudut individu sebagai unit ekonomi yaitu konsumen, pemilik factor produksi dan perusahaan. Semua unit individu itu adalah pengambil keputusan yang bertujuan untuk memenuhi tujuannya dengan menggunakan sumberdaya.

Membemtuk Model dan peranan Model.

Model dibentuk melalui penyederhanaan untuk menggambarkan dunia nyata yang rumit. Dengan menggunakan model ekonomi , ekonom menyatakanteori-teori sedemikian rupa sehingga mudah diterima akal dan dimengerti.tujuan utama pembuatan model adalah untuk menganalisis dan memprediksi.menganalisis berarti menjelaskan perilaku dari unit ekonomi.misalnya menjelaskan perilaku produsen, konsumen, pasar dan sebagainya.Prediksi merupakan kemungkinan peramalan dari efek perubahan yang bayak mempengaruhi ekonomi. Contoh  Model permintaan: Y= f(x1, x2,x3) dimana Y adalah jumlah permintaan, x1= harga, x2= pendapatan dan x3 adalah harga barang lain.

Membangun dan Menguji Teori Ekonomi

Pada prinsipnya setiap teori berpangkal tolak dari perumusan proposisi atau kondisi yang dianggap sebagai sesuatu hal yang sudah ditentukan atau sebagaimana adanya tanpa memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Hal ini disebut dengan postulai atau premis dalam membangun suatu teori. Misalnya dalam mempelajari teori mengenai perilaku dari konsumen. Dalam hal ini digunakan postulasi bahwa konsumen berperilaku rasional yaitu konsumen berkeinginan memperoleh kepuasan sebesar mungkin dalam membelanjakan pendapatannya. Tahap pertama dalam konstruksi suatu teori adalah spesifikasi dan definisi postulasi tersebut. Tahap berikutnya adalah mengisolasi peubah-peubah yang kita analisis itu dari peubah lain yang tidak ikut serta dianalisis.Oleh karena itu suatu model harus dibangun sedemikian rupa sehinggavariabel-variabel yang tidak relevan dan tidak penting dapat diabaikan dan sebaliknya mampu menyertakan variable-variabel yang relevan.

Ekonomi positif dan Normatif

  • Ekonomi positif berusaha menetapkan bagaimana sumberdaya pada kenyataannya dialokasikan dalam sebuah perekonomian.
  • Ekonomi normatif menetapkan bagaimana sumberdaya seharusnya dialokasikan dalam perekonomian.
  • Ekonomi positif berkenaan dengan upaya memahami mengenai “what is”, sedangkan ekonomi normatif berusaha memahami mengenai “what ought to be”. Sebagai contoh, perusahaan-perusahaan  harus memaksimumkan keuntungan.

Masalah Pokok dalam Setiap Perekonomian dan Peranan Mekanisme Harga

Problema ekonomi dasar adalah bagaimana mengalokasikan sumber-sumber ekonomi yang terbatas jumlahnya untuk menghasilkan barang dan jasa guna memenuhi kebutuhan masyarakat.Ada 3 problema ekonomi pokok yaitu:

  1. WHAT : Apa yang harus diproduksi dan dalam jumlah berapa
  2. HOW: bagaimana sumber-sumber ekonomi yang tersedia harus dipergunakan untuk memproduksi barang-barang tersebut
  3. FOR WHOM: untuk siapa barang-barang tersebut diproduksi

Pada masyarakat modern pemecahanan permasalahan ekonomi terutama dengan mengandalkan pada mekanisme harga dipasar. Mekanisme harga merupakan proses yang berjalan atas dasar gaya taik menarik antara konsumen-konsumen dan produsen yang bertemu dipasar. Hasil netto dari kekuatan tarik menarik tersebut adalah terjadinya harga untuk setiap barang (di pasar barang) dan harga setiap factor produksi(dipasar factor produksi. Pada suatu waktu harga suatu barang mungkin naik karena gaya tarik konsumen lebih kuat (permintaan atas barang semakin besar). Dan berlaku sebaliknya. Hal ini disebut gerak.gerak harga setiap barang dan setiap factor produksi bisa memecahkan ketiga masalah ekonomi pokok dari suatu masyarakat.

Sumber:

  1. Teori Ekonomi Mikro (Kaman Nainggolan, Soekardono, Nuhfil Hanani)
  2. Microeconomics (Robert S. Pindyck dan Daniel L. Rubinfeld)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *